Tegak Berdiri
Di siang hari yang terik ini. Aku berdiri ntah sudah berapa lama. Hanya untuk menunggu sang penjual yang tak tahu kapan baliknya. Padahal kerjaan masih menumpuk di rumah. Ingin ku pergi segera meninggalkan tempat ini. Tapi kasihan juga sama si penjual. Tak ada yang menjaga dagangannya. Wahai penjual, kemanakah dirimu? Katamu cuma sebentar aja, tapi ini sudah hampir 15 menit. Panasnya hari ini semakin terasa. Untungnya masih ada payung yang telah kau siapkan ini. Ayolah penjual, cepatlah kembali. Aku sudah tak tahan untuk pulang. Aku ini cuma ingin membeli sebotol aqua, malah kau tinggal aku sendirian tanpa kembali. Berdiri disini terus-menerus, akhirnya terlihat wajahmu dari kejauhan. Dengan cepat kau menuju kesini sambil minta maaf. Hah..... ya sudahlah, akhirnya tugasku sudah selesai. Dengan cepat aku pulang. Tak lupa juga aku meninggalkan uang. Padahal harusnya aku yang dibayar karena telah menjaga barang dagangannya ini, tapi tak apa. Setidaknya si penjual masih bilang ...